Yogyakarta – Sebagai wujud komitmen dalam mencetak tenaga profesional bidang kesehatan yang kompeten, Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata melakukan penugasan field trip ke beberapa pelayanan kesehatan yang dibagi ke beberapa kelompok mahasiswa, kelompok kali ini berkesempatan kunjungan ke Klinik Go Smile Dental Care Kasihan untuk mempelajari secara langsung implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di fasilitas pelayanan kesehatan berupa klinik kesehatan praktek dokter gigi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja nyata, sekaligus mengaplikasikan teori yang telah didapatkan di bangku kuliah, khususnya pada Blok Human Resource Management. Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Aulia Zainulwafiq, Nur Shella, Lusiana Amalia Safitri, Veronika Yuliana Rahman, dan Afifah Khairunnisa ini dibimbing langsung oleh dosen pengampu, Imram Radne Rimba Putri, S.Kep., Ns., MMR. Dengan kurikulum yang terintegrasi dengan praktek lapangan, Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit Unggul dan terbaik di Yogyakarta, siap melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan di bidang manajemen kesehatan melalui metode pembelajaran yang interaktif.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan mewawancarai drg. Ima Wijayanti selaku narasumber dari Klinik Go Smile Dental Care. Mahasiswa menggali berbagai aspek krusial dalam pengelolaan SDM klinik, mulai dari perencanaan, rekrutmen, hingga evaluasi kinerja. Dari hasil observasi dan wawancara, mahasiswa menemukan bahwa perencanaan SDM di klinik tersebut dilakukan secara sistematis berdasarkan kebutuhan pelayanan harian dan kompetensi tenaga kesehatan. Formasi dasar yang ditetapkan meliputi dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, perawat gigi, dan staf administrasi, yang jumlahnya disesuaikan dengan fluktuasi kunjungan pasien dan jenis tindakan medis.
Strategi Pengembangan dan Kesejahteraan Karyawan
Salah satu temuan menarik yang diangkat dalam laporan mahasiswa adalah strategi klinik dalam menjaga kualitas pelayanan melalui pengembangan SDM. Meskipun memiliki struktur organisasi yang tidak terlalu besar, klinik menerapkan sistem rotasi staf untuk memperkaya pengalaman teknis perawat dalam mendampingi dokter spesialis. Selain itu, peningkatan kompetensi dilakukan secara berkelanjutan melalui seminar dan pelatihan internal.
Dalam hal kesejahteraan, mahasiswa juga mempelajari mekanisme reward yang diterapkan. Klinik memberikan penghargaan finansial berupa insentif untuk tindakan medis tertentu, serta penghargaan non-finansial berupa lingkungan kerja yang kekeluargaan. Hal ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan.Kegiatan field trip seperti ini merupakan metode pembelajaran unggulan di Universitas Alma Ata. Melalui program-program inovatif ini, S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata terus berkontribusi dalam melahirkan manajer dalam bidang kesehatan masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga adaptif dan memiliki pemahaman lapangan yang mumpuni.